Semester 2 Bab 1 - Ciri - Ciri dan Kebutuhan Makhluk Hidup

BAB 1

CIRI CIRI DAN KEBUTUHAN MAKHLUK HIDUP

 

Standar Kompetensi :

1     Memahami ciri-ciri dan kebutuhan makhluk hidup serta hal-hal yang mempengaruhi perubahan pada makhluk hidup.

 

Kompetensi Dasar:

1.   Mengidentifikasi  ciri-ciri dan kebutuhan makhluk hidup

2.   Menggolongkan makhluk hidup secara sederhana.

 

Indikator Pembelajaran :

1.    Dapat menyebutkan ciri-ciri makhluk hidup.

2.    Dapat menyebutkan penggolongan hewan dan tumbuhan menurut tempat hidupnya.

3.   Menyebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan makhluk hidup.

 

PEMAHAMAN MATERI

A. Ciri-ciri makhluk hidup

                        Manusia, hewan, dan tumbuhan, adalah makhluk hidup. Adapun mobil, rumah, dan motor adalah benda tidak hidup. Kucing selalu berjalan-jalan mencari makanan.

            

                        Kelinci lebih senang berada di tempat terbuka dibandingkan tempat yang sempit karena tidak ada udara. Kelinci suka berteman dan berkelahi dengan kelinci yang lain. Jika kelinci jantan bertemu dengan kelinci betina, kelinci dapat kawin dan menghasilkan anak. kelinci suka merasa haus, karena itu kelinci juga suka mencari air untuk minum. Semakin lama, tubuh kelinci pun semakin besar.

                        Berdasarkan cerita tersebut, dapat kita simpulkan ciri-ciri makhluk hidup. Makhluk hidup memiliki ciri-ciri bergerak, memerlukan makanan dan air, bernapas, berkembang biak, dan mengalami pertumbuhan.

 

1.    Makhluk hidup memerlukan makanan

                  Untuk kelangsungan hidupnya, makhluk hidup memerlukan makanan yang cukup. Melalui makanan, makhluk hidup memperoleh tenaga. Di samping itu, zat makanan yang telah kita makan digunakan untuk tumbuh, bergerak, dan memperbaiki bagian tubuh yang rusak. Manusia memakan makanan yang berasal dari hewan dan tumbuhan. Hewan memakan makanan yang berasal dari tumbuhan atau hewan lainnya.

 

2.    Makhluk hidup bernafas

                  Bernapas adalah menghirup oksigen dan mengeluarkan gas karbon dioksida. Oksigen diperlukan tubuh dalam proses pem bakaran zat makanan. Pem bakaran zat makanan menghasilkan energi (tenaga). energi digunakan untuk melakukan berbagai kegiatan.

 

 

 

3.    Makhluk hidup bergerak 

                  Makhluk hidup umumnya dapat bergerak. Dengan bergerak, maka manusia dan hewan dapat berlari, melompat, berjalan, dan sebagainya. Gerakan hewan lebih beragam dibandingkan dengan gerakan manusia dan tumbuhan. Tumbuhan hanya dapat bergerak di tempat dan tidak dapat berpindah tempat. Hewan dapat bergerak dan berpindah tempat. Hewan bergerak, antara lain menggunakan kaki, tangan, perut, sayap, dan sirip. Hal tersebut disesuaikan dengan jenis hewannya.

 

4.    Makhluk hidup tumbuh

                  Pertumbuhan berarti ada perubahan dari kecil dan menjadi besar. Anak kucing yang sebelumnya kecil menjadi besar setelah beberapa bulan. Biji kacang merah yang asalnya tidak berdaun menjadi berdaun. Pertumbuhan berarti bertambah berat, bertambah tinggi, bertambah banyak, dan bertambah besar.

 

5.    Makhluk hidup mempunyai keturunan

                  Hewan, tumbuhan, dan manusia selalu ada dan bertambah banyak. Hal itu disebabkan oleh adanya kemampuan makhluk hidup untuk mempunyai keturunan. Dengan menghasilkan keturunan yang sejenis, maka makhluk hidup dapat terus melestarikan jenisnya. Kemampuan makhluk hidup untuk mempunyai keturunan disebut berkembang biak. Makh luk hidup berkembang biak dengan cara yang berbeda-beda. Ada yang ber telur, beranak, berbiji, dan bertunas.

 

6.    Makhluk hidup menerima rangsang

                  Rasa kaget merupa kan bukti bahwa makhluk hidup tang gap ter hadap rangsangan. Hewan dan tumbuhan juga menerima dan menanggapi rangsangan seperti manusia.

                 

 

 

B. Kebutuhan Makhluk Hidup

1.    Kebutuhan Manusia dan Hewan

a.   Udara

       Setiap saat kita selalu bernafas untuk menghirup udara. Beberapa  menit saja kita tak bernafas, kita bisa pingsang bahkan bisa meninggal.

b.   Air.

       Air di dalam tubuh mempunyai 2 fungsi utama yaitu sebagai pelarut zat makanan agar mudah diserap oleh tubuh dan pengangkut sari makanan ke seluruh tubuh. Darah mengangkut sari makanan ke seluruh tubuh. Darah dapat mengalir ke seluruh tubuh karena banyak mengandung air.

c.   Makanan.

       Makanan berguna untuk membangun tubuh dan menghasilkan tenaga. Tubuh kita dapat tumbuh makin tinggi dan besar karena dibangun oleh sari-sari makanan yang kita makan.

2.    Kebutuhan Tumbuhan

a.   Bahan makanan.

       Bahan makanan tumbuhan berupa mineral yang berasal dari sisa-sisa makhluk hidup yang telah terurai (zat hara).

b.   Udara.

       Tumbuhan membutuhkan udara untuk bernafas dan membuat makanan. Udara yang diambil digunakan untuk membuat makanannya di daun melalui proses fotosintesis.

c.   Air.

       Air bagi tumbuhan berguna untuk mengedarkan sari-sari makanan ke seluruh bagian tumbuhan. Tumbuhan membuat makanannya di daun dengan mengolah mineral, air, udara dan sinar matahari melalui proses fotosintesis.

 

C. Penggolongan Makhluk Hidup

Penggolongan hewan

a.    Penggolongan hewan berdasarkan penutup tubuhnya.

  • Hewan berambut

       Hewan yang memiliki rambut tebal misalnya kucing, kelinci, dan anjing. Sedangkan hewan yang memiliki rambut tipis misalnya sapi, kerbau, dan tikus.

  • Hewan berbulu

       Burung, ayam dan bebek adalah contoh hewan berbulu. Bulu mempunyai lapisan minyak sehingga tahan akan air. Bulu juga berguna untuk membantu terbang terutama bulu pada sayap burung.

  • Hewan bersisik

       Tubuhnya ditutupi oleh sisik, mereka adalah ikan dan hewan reptil seperti kadal, ular, dan cicak. Bagi ular, sisik berguna untuk membantunya bergerak melata di tanah. Sedangkan bagi ikan, sisik membuatnya dapat lincah bergerak di dalam air.

  • Hewan bercangkang

       Ada segolongan hewan yang tubuhnya dilindungi oleh cangkang, seperti bulus, bekicot dan siput. Cangkang merupakan zat kapur yang bersifat keras dan melindungi tubuh lunak hewan tersebut.

 

b.   Penggolongan hewan berdasarkan jenis makanannya.

                   Hewan berdasarkan jenis makanannya dapat dibedakan menjadi tiga golongan, yaitu hewan pemakan hewan lain (karnivora), hewan pemakan tumbuhan (herbivora), serta hewan pemakan tumbuhan dan hewan lain (omnivora).

  • Hewan pemakan tumbuhan

      

       Di sekitar kita banyak sekali hewan pemakan tumbuhan. Semua hewan pemakan tumbuhan tersebut disebut sebagai hewan herbivora.

  • Hewan pemakan daging hewan lain

       Hewan pemakan daging disebut hewan carnivora. Singa, burung elang dan serigala adalah contoh hewan yang suka makan daging hewan lain.

  • Hewan pemakan segala

       Hewan pemakan segala dapat memakan tumbuhan dan dapat pula memakan daging hewan lain. Jenis hewan ini disebut hewan omnivora. Contohnya antara lain: ayam, bebek dan beruang.

c.    Penggolongan hewan berdasarkan tempat hidupnya

  • Hewan darat

       Hewan darat ada yang tinggal di permukaan tanah, misalnya ayam, bebek, dan kucing. Ada juga yang tinggal di dalam tanah seperti semut, cacing dan tikus tanah. Selain itu, ada pula hewan darat yang tinggal di dekat air dan suka menghabiskan waktunya di air, misalnya kuda nil, buaya dan kura-kura.

  • Hewan air

       Hewan yang hidup di air dibagi dalam 3 kelompok, yaitu hewan air tawar, hewan air laut dan hewan air payau. Air payau adalah campuran antara air tawar dan air laut (air asin) yang terdapat di dekat muara sungai atau tambak ikan di tepi pantai.

  • Hewan amfibi

       Hewan amfibi adalah hewan yang bisa hidup di dua tempat yaitu di darat dan di air. Semua hewan amfibi memulai hidupnya di air, kemudian setelah dewasa hewan tersebut mengalami perubahan sehingga dapat hidup di darat. Contoh hewan amfibi adalah katak dan salamander.

  • ·     Hewan yang hidup di udara

       Burung dan jenis serangga hidup di udara. Hewan yang hidup di udara memiliki sayap untuk terbang. Misalnya, burung elang, kutilang, dan merpati. Banyak serangga yang hidup di udara. Misalnya, kupu-kupu, nyamuk, capung, lalat, dan lebah.

 

d.   Penggolongan hewan berdasarkan cara berkembangbiaknya

  • Hewan melahirkan

       Hewan yang berkembang biak dengan cara melahirkan disebut hewan mamalia. Induk hewan mamalia biasanya menyusui anaknya hingga anaknya bisa mencari makan sendiri.

  • Hewan bertelur

       Contoh hewan bertelur yang ada di sekitar kita misalnya bebek, burung, cicak, ular, kura-kura dan ikan.

 

 

e.    Penggolongan hewan berdasarkan cara bergeraknya.

  • Hewan berjalan

       Hewan pejalan kaki menghabiskan hampir seluruh hidupnya  di darat. Mereka mempunyai kaki yang kuat, terutama telapak kakinya yang dirancang khusus untuk berjalan. Contoh hewan yang suka berjalan adalah ayam, unta, kuda, anjing dan masih banyak lagi.

  • Hewan melompat      

       Hewan yang bergerak dengan cara melompat memiliki keistimewaan kaki belakang yang panjang dan kuat. Contoh hewan yang bergerak dengan melompat adalah katak, kanguru dan kelinci.

  • Hewan terbang          

       Hewan yang terbang bergerak dengan sayapnya. Sayap digunakan untuk terbang di udara. Berbagai jenis burung merupakan contoh yang bergerak dengan cara terbang. Contoh lainya adalah kelelawar, kupu-kupu dan lebah.

  • Hewan berenang

       Hampir semua hewan yang hidup di air pandai berenang. Mereka berenang dengan menggunakan alat gerak yang mereka miliki. Contohnya berbagai jenis ikan berenang dengan menggunakan sirik dan ekornya. Sedangkan anjing laut dan pinguin berenang dengan menggerakkan tangan dan kakinya.

 

2.   Penggolongan Tumbuhan

a.    Penggolongan tumbuhan berdasarkan jenis tulang daun

Tumbuhan memiliki bentuk daun yang berbeda-beda. Bentuk daun yang beraneka ragam itu terbentuk karena pengaruh dari bentuk susunan tulang daun. Ada 4 macam bentuk tulang daun yaitu menyirip, menjari, melengkung dan sejajar.

              

Kamu tentu pernah melihat sirip ikan bukan? Kalau begitu kamu tentu dapat dengan mudah mengenali daun yang bertulang daun menyirip. Tulang daun menyirip bentuknya menyerupai susunan sirip ikan. Daun dengan tulang daun menyirip dapat kita amati pada daun jambu, mangga dan bayam.

Coba sekarang perhatikan jari tanganmu. Lalu perhatikan gambar daun bertulang daun menjari. Mirip bukan? Daun menjari memang berbentuk seperti jari tangan. Daun pepaya, ketela pohon dan kapas adalah contoh tumbuhan yang daunnya menjari.

Tulang daun melengkung berbentuk garis lengkung yang bertemu pada ujung daun. Tumbuhan yang bertulang daun melengkung antara lain daun genjer dan gadung.

Tulang daun sejajar berbentuk garis lurus yang sejajar. Daun padi, tebu dan rumput mempunyai bentuk tulang daun yang sejajar.

 

b.   Penggolongan tumbuhan berdasarkan bentuk batang

a.   Batang berkayu

       Batang berkayu ukurannya dapat bertambah besar. Hal ini karena batangnya memiliki kambium. Pohon jambu dan pohon jati memiliki batang berkayu.

b.   Batang basah

       Bayam memiliki batang yang basah. Batang basah pada bayam berair dan lunak.

c.   Batang rumput                       

       Padi, jagung, dan tebu memiliki batang rumput. Batang rumput biasanya berongga. Batang rumput mempunyai ruas yang terlihat nyata.

 

c.   Penggolongan tumbuhan berdasarkan tempat hidupnya

Tumbuhan ada yang hidup di darat dan ada yang hidup di air. Sebagian besar tumbuhan yang hidup di darat tumbuh di atas tanah seperti mangga, pepaya, cabai dan tomat. Selain itu, tumbuhan darat ada juga yang tumbuh di atas batu, tumbuh di gurun pasir dan tumbuh menumpang pada pohon inangnya seperti anggrek dan benalu. 

              

Tumbuhan yang hidup di air adalah tumbuhan yang akar, batang dan daunnya berada di air.  Contoh tumbuhan yang hidup di air adalah teratai, enceng gondok dan bakau. Teratai dan enceng gondok dapat kita jumpai di sungai-sungai maupun danau. Sedangkan tanaman bakau hidup di pantai. Tanaman bakau sangat bermanfaat untuk menahan ombak dari tengah lautan sehingga dapat mencegah terjadinya erosi di daerah pantai.

d.   Penggolongan tumbuhan berdasarkan jenis biji    

       Jenis biji tumbuhan ada dua yaitu biji berkeping satu dan biji berkeping dua. Tumbuhan yang memiliki biji berkeping satu disebut tumbuhan monokotil, sedangkan yang memiliki biji berkeping dua disebut tumbuhan dikotil.  Contoh tumbuhan monokotil antara lain padi, jagung, kelapa, bawang dan anggrek. Sedangkan tumbuhan dikotil contohnya antara lain mangga, jeruk, jambu, rambutan dan kacang tanah.

e.    Penggolongan Tumbuhan Berdasarkan Warna Bunga

       Bunga mempunyai warna yang beraneka ragam. Ada yang putih, merah, kuning, ungu, dan bahkan ada juga yang berwarna hijau seperti warna daun.

1.   Warna bunga kuning, antara lain, bunga mawar, bunga matahari, dan bunga kenanga.

2.   Warna bunga Hijau, antara lain, bunga anggrek, bunga bugenvil, bunga pacar, dan bunga aster

3.   Warna bunga Putih, antara lain, bunga melati, bunga mawar, bunga iris, bunga kantil, bunga kol, bunga pepaya, bunga tebu, bunga jambu, bunga teratai putih, dan bunga jeruk

4.   Warna bunga Merah, antara lain, bunga mawar, bunga sepatu, bunga belimbing, dan bunga flamboyan

5.   Warna bunga Ungu, antara lain, bunga pisang, bunga mangga, bunga kedondong, dan bunga violet.

Soal