Semester 2 Bab 4-Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan

BAB IV

KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN

Standar kompetensi:

Memahami  sifat-sifat larutan asam-basa, metode pengukuran, dan terapannya.

Kompetensi dasar:

Memprediksi terbentuknya endapan dari suatu reaksi berdasarkan prinsip  kelarutan dan hasil kali kelarutan.

Penanaman Nilai Karakter Bangsa

Setelah mempelajari materi pada bab ini diharapkan siswa memiliki sikap jujur, kerja keras, toleransi, rasa ingin tahu, komunikatif, menghargai prestasi, tanggung jawab, peduli lingkungan, dan percaya diri

 

Jika Anda memasukkan satu sendok gula ke dalam segelas air, kemudian Anda aduk, apa yang terjadi? Ya, gulanya larut dalam air. Tetapi jika Anda tambahkan lagi gula lalu diaduk, kemudian tambah gula lagi dan diaduk, begitu seterusnyaa maka apa yang terjadi? Ya, larutan akan mencapai jenuh dan tidak dapat melarutkan gula lagi.

 

 

Ringkasan Materi

A.   Pengertian Kelarutan (s) dan Hasil Kali Kelarutan (Ksp)

Jika suatu zat secara terus-menerus ditambahkan ke dalam air, maka pada suatu saat zat tersebut tidak akan larut lagi, berarti pada saat tersebut konsnetrasi zat terlarut sudah mencapai harga maksimum. Larutan yang mengandung zat terlarut dalam konsnetrasi maksimum disebut larutan jenuh. Dan harga konsnetrasi maksimum zat yang dapat larut ke dalam zat terlarut dinamakan kelarutan (s).

Contoh: kelarutan AgCl pada 250C tekanan 1 atm adalah 10-6 mol/l, artinya konsnetrasi maksimum AgCl yang dpaat larut setiap 1 liter adalah 10-5 mol.

Setiap elektrolit mempunyai suatu besaran yang disebut hasil kali kelarutan (Ksp). Hasil kali kelarutan adalah hasil kali konsnetrasi ion=ion suatu elektrolit dalam larutan dipangkatkan dengan koefisien reaksinya.

Secara umum: AxBy(s)  xAy+(aq) + yBx-(aQ)

                                Ksp AxBy = [Ay+]x.[Bx-]y

Misal:

1.    AgCl(s)  Ag+ + Cl-

       x      ~             x  ~    x

       Ksp AgCl       = [Ag+] [Cl-]

                                = (x) (x)

                                = x2

2.    PbI2(s)  Pb2+ + 2I-

       x      ~             x  ~    x

       Ksp PbI2        = [Pb2+] [I-]2

                                = (x). (2x)2

                                = 4x3

       Catatan:

       Bila Qc < Ksp larutan belum jenuh/tidak mengendap

                Qc = Ksp larutan tepat jenuh.belum mengendap

                Qc >Ksp larutan lewat jenuh/mengendap

       Qc = [A+] [B-]

       Contoh soal:

Bila 100 mL larutan MgCl2 0,01 M dicampurkan dengan 100 mL larutan K2CO3 0,001 M, maka jelaskan dengan perhitungan apakah terjadi endapan, jika diketahui Ksp MgCO3 = 3,5.10-5).

       Jawab:

      

 

B.   Hubungan Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan

Kelarutan maupun hasil kali kelarutan dapat dihitung dari larutan jenuhnya. Hubungan kelarutan dn hasil kali kelarutan dpat dilihat contoh berikut.

  1. Mencari Hasil Kali Kelarutan

Jika diketahui kelarutan AgCl pada 250C sama dengan 1,435 mg/l, maka berapakah hasil kelarutan/Ksp AgCl? (Ar Ag = 108 dan Cl = 35,5)

Jawab:


2. Mencari Kelarutan (s)

Rumus umum: AxBy

       Kelarutan (s) = 

       Contoh soal:

Bila Ksp CaCO3 = 9  10-8mol/l, maka berapa gram kelarutan CaCO3 dalm 250 ml air? (Mr CaCO3 = 100)

       Jawab:

      

 

C.   Pengaruh Penambahan Ion Senama dalam Larutan

       Adanya ion sejenis/ion senama pada saat pelarutan akan memperkecil kelarutan. Misal pada larutan jenuh AgCl ke dalam larutan tersebut kita tambahkan AgNO3 atau NaCl (terdapat ion sejenis yaitu Ag+ atau Cl-) maka akan memperbesar konsnetrassi ion Ag+ atau konsentrasi ion Ag+ atau konsentrasi ion Cl- dalam larutan akibatnya [Ag+] [Cl-]> Ksp AgCl akan terjadi endapan atau kelarutan semakin kecil. 

Contoh soal:

Bila diketahui Ksp AgCl = 10-10 mol/L, maka tentukan kelarutan AgCl dalam:

1)   air;

2)   100 ml larutan CaCl2 0,05 M;

3)   50 mL larutan AgNO3 0,01M

Jawab:

 

D.   Hubungan Ksp dengan pH

       Contoh soal:

       Kelarutan Ba(OH)2 dalam air 5 10-4 M. Tentukan pH larutan jenuh Ba(OH)2!

       Jawab:

       Ba(OH)2   Ba2+ + 2OH-

       5 10-4M                      ~10-3M

       pOH                = -log[OH-]

                                = -log 10-3

                                = 3

       pH                   = 14-pOH

                                = 14-3

                                = 11

Refleksi diri

Setelah mempelajari bab di atas, dapatkah kalian menerangkan proses kelasrutan dalam kehidupan sehari-hari? Jika kita melarutkan padatan garam dapur ke dalam air sedikit demi sedikit, pada awalnya NaCl larut seluruhnya dalam air. Ketika sejumlah tertentu NaCl telah  melarut dan ada sebagian yang tidak larut (terbentuk endapan), maka larutan tersebut merupakan larutan jenuh atau tepat jenuh. Konsentrasi zat terlarut di dalam larutan jenuh sama dengan kelarutannya.

Soal