Semester 1 Bab 3-Pembuatan Makanan Pada Tumbuhan Hijau

BAB 3

PEMBUATAN MAKANAN PADA TUMBUHAN HIJAU

 

Standar Kompetensi :

3.    Memahami cara tumbuhan hijau membuat makanan

 

Kompetensi Dasar:

3.1  Mengidentifikasi cara tumbuhan hijau membuat makanan

3.2  Mendiskripsikan ketergantungan manusia dan hewan pada tumbuhan hijau sebagai sumber makanan

 

Indikator Pembelajaran :

1.    Dapat menyebutkan bahan-bahan untuk melakukan fotosintesis.

2.    Menjelaskan proses fotosintesis pada tumbuhan.

3.    Menjelaskan fungsi tumbuhan melakukan fotosintesis.

4.     Menyebutkan beberapa bentuk cadangan makanan pada tumbuhan.

 

PENDALAMAN MATERI

 

1.   Pembuatan Makanan Pada Tumbuhan Hijau

  • Tumbuhan hijau merupakan produsen. Karena mampu membuat makanannya sendiri.
  • Makhluk hidup membutuhkan makanan dari tumbuhan. Antar makhluk hidup saling ketergantungan/membutuhkan dan membentuk suatu rantai makanan.
  • Tumbuhan hijau merupakan sumber makanan bagi makhluk hidup lainnya termasuk manusia.
  • Fotosintesis adalah proses memasak makanan pada tumbuhan berklorofil dengan bantuan cahaya panas
  • Bahan untuk fotosintesis adalah air, CO2 dan klorofil. Reaksi fotosintesis dapat digambarkan sebagai berikut :

 

 

 

  • Asimilasi adalah kemampuan tumbuhan untuk melakukan fotosintesis.
  • Bagian tumbuhan yang digunakan untuk menyerap CO2 adalah stomata dan lentisel.
  • Bahan makanan berupa unsur hara dari dalam tanah diangkut oleh pembuluh batang sedangkan hasil fotosintesis yang berupa sari makanan diedarkan oleh pembuluh ayak atau pembuluh tapis ke seluruh tumbuhan.

 

Tumbuhan membutuhkan air, cahaya, dan karbon dioksida (CO2)

untuk membuat makanan

 

  • Fungsi sari makanan yang berupa karbohidrat dari hasil fotosintesis adalah :
  1. untuk tumbuh
  2. untuk berkembang biak
  3. sebagai cadangan makanan
  • Hasil fotosintesis yang berupa O2 dibutuhkan oleh makhluk hidup lain untuk bernafas.
  • Sistem pernafasan pada tumbuhan dan hewan disebut respirasi dengan menghirup CO2.

 

2.   Tempat penyimpanan Cadangan Makanan Bagi Tumbuhan

Kelebihan makanan yang dibuat oleh tumbuhan diubah menjadi amilum atau zat pati. Makanan cadangan itu digunakan bila pada malam hari tumbuhan tidak dapat berfotosintesis maka akan memperoleh energi dari cadangan itu. Selain itu, cadangan makanan digunakan untuk perkembangbiakan seperti berlangsungnya perkecambahan.

Beberapa tempat tumbuhan dalam menyimpan makanan cadangan :

  1. Menyimpan pada buah, seperti nanas, mangga, jeruk, pisang, dsb.

 

  1. Menyimpan pada umbi misalnya umbi batang (ketela dan kentang), umbi lapis (bawang), umbi batang (singkong, wortel, lobak).

 

  1. Menyimpan pada batang, seperti tebu dan sagu.

 

 

  1. Menyimpan pada biji, seperti kacang, kedelai, jagung, padi, dsb.

     

  1. Menyimpan pada daun, seperti tanaman bayam, kangkung, selada, sawi

 

 

2.   Ketergantungan Hewan dan Tumbuhan terhadap Tumbuhan Hijau

  • Rantai makanan adalah perjalanan makan dan dimakan dalam urutan tertentu. Dalam rantai makanan terjadi perpindahan energi.
  • Proses fotosintesis menghasilkan makanan bagi tumbuhan.
  • Makanan ini sebagian digunakan oleh tumbuhan itu sendiri dan sisanya dibawa ke bagian tubuh lain.
  • Manusia dan hewan secara langsung ataupun tidak langsung bergantung pada tumbuhan hijau untuk memperoleh makanan.

 

  • Daun, batang, buah, biji, dan umbi merupakan bagian dari tumbuhan yang digunakan sebagai sumber makanan bagi manusia dan hewan.
  • Tumbuhan yang akarnya dijadikan bahan makanan, contohnya adalah singkong, wortel,  bengkoang, dan lobak.
  • Contoh tumbuhan yang dimanfaatkan batangnya sebagai bahan makanan adalah tebu, sagu, dan enau.
  • Jeruk, apel, mangga, pepaya, dan pisang merupakan jenis tumbuhan yang buahnya dapat langsung dimakan oleh kita tanpa harus diolah terlebih dahulu.
  • Bayam dan kangkung merupakan contoh tumbuhan yang dimanfaatkan daunnya sebagai bahan makanan.
  • Pada beberapa tumbuhan bagian batangnya ada yang berubah fungsi menjadi umbi batang, contohnya kentang dan ubi jalar.
  • Tumbuhan yang bunganya dapat dimanfaatkan sebagai bahan makanan antara lain adalah kol atau kubis dan bawang. Di dalam bunga banyak terkandung mineral dan vitamin.
  • Tumbuhan yang bijinya dimanfaatkan sebagai bahan makanan adalah padi, kacang kedelai, kacang tanah, dan kacang panjang.
  • Tanpa kita sadari, makanan yang kita makan terasa sedap. Hal ini karena adanya ramuan dari tumbuhan yang diracik menjadi bumbu masakan. Bumbu-bumbu itu sebagian besar berasal dari tumbuhan, antara lain: bawang merah, bawang putih, daun salam, kunyit, jahe, mrica, pala, cengkih dan sebagainya.
  • Disamping tumbuhan dapat dimanfaatkan sebagai bumbu masakan, ternyata dapat untuk menyembuhkan berbagai penyakit, contohnya:
  1. kulit pohon kina : dibuat pil untuk obat malaria
  2. daun pepaya : dibuat jamu untuk merangsang makan / menimbulkan nafsu makan
  3. jahe dan kencur : dilumatkan untuk melumuri badan agar hilang capeknya dan menjadi hangat
  4. kunyit : dibuat jamu untuk sakit perut
  5. daun petai cina : dilumatkan untuk obat luka ringan
  • Rumah yang kita huni, kebanyakan bahannya berasal dari tumbuh-tumbuhan. Daun pintu, dempel, reng, usuk,  meja, kursi terbuat dari kayu dan bambu.
  • Baju dan celana kebanyakan bahannya berasal dari tumbuhan kapas.
  • Jadi tumbuhan sangat bermanfaat bagi kelangsungan hidup makhluk hidup, tanpa tumbuhan makhluk hidup akan mati.
  • Oleh karena itu, kita harus melestarikan dan mengembangkan tanaman yang bermanfaat bagi manusia dan hewan. Tumbuhan pengganggu berupa gulma harus diberantas.
  • Manusia sangat tergantung dengan tumbuhan sebagai sumber makanan, obat-obatan, bahan pembuat pakaian, bahan pembuat rumah, dsb.

Usaha untuk melestarikan tanaman dengan melakukan pemupukan, pengairan dan pemberantasan hama.