Semester 2 Bab 3 - Kekhasan Bangsa Indonesia

BAB 3

KEKHASAN

BANGSA INDONESIA

 

Standar Kompetensi :

1. Memiliki kebanggaan sebagai bangsa Indonesia

 

Kompetensi Dasar :

  1. Mengenal kekhasan bangsa Indonesia seperti kebhinekaan, kekayaan alam, keramahtamahan

 

Indikator :Setelah mempelajari bab ini kamu diharapkan dapat:

  1. Mampu mengetahui keanekaragaman yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.
  2. mengenal kekhasan bangsa Indonesia, seperti kebhinnekaan,

kekayaan alam, dan keramahtamahan.

 

PEMAHAMAN MATERI

 

            Indonesia merupakan negara kepulauan. Indonesia memiliki keragaman budaya dan bangsa. Indonesia juga memiliki kekayaan alam yang melimpah, yang dapat kita

manfaatkan.

 

 

A. Ciri Khas Bangsa Indonesia

            Wilayah Indonesia sangat luas yang terbentang dari Sabang sampai Merauke.

Sebagai negara kepulauan, Indonesia mempunyai banyak pulau. yang dihuni oleh

berbagai suku bangsa yang mempunyai adat istiadat dan budaya berbeda-beda.

            Meskipun memiliki perbedaan dan keanekaragaman, bangsa Indonesia dapat hidup berdampingan dengan aman dan damai sesuai dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Bhinneka Tunggal Ika artinya berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Keanekaragaman yang dimiliki bangsa. Indonesia yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia, antara lain:

 

1. Keragaman Suku Bangsa

            Bangsa Indonesia terdiri dari berbagai suku bangsa. Di seluruh Indonesia terdapat tidak kurang dari 400 suku bangsa. Bahkan, di setiap provinsi terdapat beberapa suku bangsa. Sukusuku bangsa tersebut merupakan penduduk asli

daerah-daerah di Indonesia.

           

            Berikut ini beberapa nama suku bangsa yang ada di Indonesia dan daerah asalnya.

 

No

Nama daerah

Nama suku

1

Banten

Banten, badui

2

Jawa barat

Sunda

3

Jakarta

Betawi

4

Riau

Melayu,sakai,kubu, talang,bunai,mamak

5

Bangka Belitung

Mandanau

6

Maluku

Ambon,aru togite,seram,alifuru

7

Nusa tenggara barat

Sumbawa,bima,sasak,dongo,dompu

8

Bali

Bali aga,bali,majapahit

9

Kalimantan selatan

Banjar hulu,banjar kuala,dayak,balangan

10

gorontalo

gorontalo

 

            Setiap suku bangsa mempunyai adat istiadat dan kebudayaan yang berbedabeda. Indonesia memiliki banyak sekali suku bangsa. Tidak semua negara di dunia ini memiliki keragaman suku bangsa seperti Indonesia. Oleh karena itu, kita harus

bersyukur dan bangga sebagai bangsa Indonesia.

 

2. Keragaman Budaya

            Seperti kita tahu bahwa bangsa Indonesia terdiri atas berbagai macam suku.

Setiap suku bangsa memiliki adat - istiadat yang berbeda satu sama lain. Adat

istiadat merupakan kebiasaan masyarakat tertentu yang telah berjalan secara turuntemurun. Adat istiadat merupakan warisan leluhur dan budaya bangsa yang harus

dilestarikan.

Keragaman budaya Indonesia dapat dilihat dari:

 

 

a. Pakaian Adat

            Pakaian adat atau pakaian daerah adalah pakaian yang biasa dipakai dalam

upacara upacara adat ataupun saat menerima tamu. Pakaian adat juga digunakan untuk menutup tubuh dan lambang status sosial. Setiap daerah memiliki

pakaian adat berbeda-beda. Pakaian adat adalah salah satu ragam kebudayaan yang

memperkaya kebudayaan nasional.

            Setiap pakaian adat memiliki model, warna hiasan, dan nama yang berbeda-beda antara daerah satu dengan yang Lainnya.

 

            Beberapa contoh pakaian adat dari provinsi di Indonesia, yaitu

1) Jawa Tengah :                 Tutup kepala pria blangkon

                                                • Baju wanita kebaya

                                                • Baju pria beskap.

2) Sumatra Barat :                Baju teluk belango dan saluak.

3) Riau :                                 Baju destar.

4) Kalimantan Selatan:       Baju rompi dan destar.

 

b. Rumah Adat

            Keragaman budaya Indonesia dapat dilihat dari rumah adatnya, Rumah

adat adalah rumah tempat diselenggarakannya upacara adat. Rumah adat juga

berfungsi sebagai tempat berlindung, pertemuan, dan tempat beristirahat

bersama keluarga.

            Setiap rumah adat mempunyai ciri-ciri tersendiri mulai dari proses

pembuatannya, bahan-bahannya, sampai pada aksesoris yang ada dalam rumah

tersebut.

Berikut ini nama-nama rumah adat di Indonesia:

 

No

Nama suku

Nama rumah adat

1

Asmat

Honai

2

Batak

Jabu persantian

3

Dayak

Lamin

4

Jawa

Joglo

5

Minangkabau

Gadang

6

Toraja

Tongkonan

 

c. Tarian Adat

            Tarian adat yang ada di Indonesia bermacam-macam, tergantung

maksud dan tujuan ditampilkannya tarian tersebut. Banyak orang asing yang

merasa kagum dengan Indonesia.

            Kekaguman bangsa lain terhadap tarian khas daerah Indonesia, karena

tarian--tarian tersebut memiliki kekhasan tertentu, mulai dari gerak, gaya, dan

maksud dari gerakan yang dilakukan tarian tersebut. Tarian khas daerah

diciptakan tidak hanya sekedar gerakan.Akan tetapi,memiliki pemikiran tertentu

sesuai dengan adat daerah masing-masing. Misalnya Tari Kecak dari Bali

dimaksudkan untuk mengusir roh jahat. Tari Perang yang dilakukan oleh

masyarakat Papua dimaksudkan untuk mengantarkan para prajurit untuk

berperang dan sebagainya.

            Tarian adat dapat ditarikan secara sendiri maupun berkelompok.

Pakaian atau busana penari , beserta perlerigkapannya disesuaikan dengan

tujuan dan tema tarian.

Berikut ini beberapa nama tarian adat dan daerah asalnya.

  1. Tari-tarian daerah Nanggroe Aceh Darussalam
  2. Tari Seudati, berasal dariArab dengan latar belakang agama Islam. Sebuah

tarian dinamis penuh keseimbangan dengan suasana keagamaan. Tarian inisangat disenangi dan terkenal di daerah Aceh.

  1. Tari Saman Meuseukat, di lakukan dalam posisi duduk berbanjar dengan irama

dan gerak yang dinamis. Suatu tari dengan syair penuh ajaran kebajikan,

terutama ajaran agama Islam.

  1. Tari Pukat, tarian yang melambangkan kehidupan nelayan. Dari mulai membuat

pukat hingga mencari ikan

 

2.  Tari-tarian daerah Bali

  1. Tari Legong, merupakan tarian yang berlatar belakang kisah cinta Raja dari

Lasem. Ditarikan secara dinamis dan memikat hati.

  1. Tari Kecak, sebuah tari berdasarkan cerita dari Kitab Ramayana yang

mengisahkan tentang bala tentara monyet dari Hanuman dan Sugriwa.

  1. Tari Arje, dengan cerita Kunthisraya, satu tarian dari sekian banyak tarian

daerah Bali.

 

3.  Tari-tarian daerah Bengkulu

  1. Tari Andun, dari Bengkulu Selatan ini merupakan sebuah tarian guna

menyambut para tamu yang dihormati.

  1. Tari Bidadari TeminangAnak, tarian ini dapat pula diartikan bidadari meminang

anak. Tarian adat ini berasal dari Rejang Lebong, dll

 

d. Upacara Adat

            Kebudayaan Indonesia yang beraneka ragam dapat dirasakan dalam

kehidupan sehari-hari. Adat istiadat yang kaya dan beragam sangat menakjubkan

bangsa-bangsa di dunia. Misalnya, upacara pembakaran mayat di Pulau Bali yang

disebut Ngaben. Di Desa Trunyan, Bali, jenazah hanya diletakkan di atas tanah, tidak

dikubur dan tidak dibakar yang disebut “ngutang mayit.”

            Di Yogyakarta dan Surakarta ada upacara Sekaten. Sekaten merupakan

upacara adat untuk menyambut datangnya bulan Maulud. Upacara Kesodo di Gunung

Bromo, Jawa Timur berupa memberikan sesajen di kawasan gunung.

Masih banyak lagi upacara-upacara adat yang menarik wisatawan. Di

antaranya, di Jawa Tengah ada “ngruwat” dan “tedak siti”. Upacara lompat batu di

Pulau Nias. Upacara Belian obat oleh suku Dayak di Kalimantan Timur.

            Adat-istiadat sangat erat hubungannya dengan suatu agama dan kepercayaan

yang dianut. Masyarakat Indonesia selain memeluk agama, sebagian mengenal

adanya kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

           

            Adat-istiadat yang masih terpelihara dengan baik sampai sekarang terlihat

dalam upacara perkawinan, mengandung, melahirkan, dan kematian.

 

e. Alat Musik Daerah

1. Angklung :                        Terbuat dari bambu - Dari Jawa Barat.

2. Aramba :                 Bentuknya seperti bende - Dari Pulau Nias.

3. Atowo :                    Sejenis genderang - Dari Papua.

4. Babun :                   Sejenis kendang - Dari Kalimantan Selatan.

5. Calung :                 Terbuat dari bambu - Dari daerah Sunda.

6. Cungklik :               Sejenis kulintang dari kayu - Dari Pulau Lombok

7. Dog-dog :               Sejenis genderang - Dari Jawa Barat.

8. Floit :                       Seruling bambu - Dari daerah Maluku.

9. Foi Mere :               Sejenis seruling - Dari Pulau Fleres.

10. Gamelan Jawa : Seperangkat alat musik - Dari Jawa Tengah,

11. Garantung :         Berupa bilah-bilah kayu yang digantung - Dari Tapanuli.

12. Gerdek :                Seruling tempurung - Dari Dayak Kalimantan.

13. Gonrang :             Sejenis kendang - Dari daerah Simalungun.

14. Hapetan :             Sejenis kecapi - Dari Tapanuli.

15. Keloko :               Terompet kulit kerang - Dari Daro Flores Timur.dll

 

f. Lagu Daerah

1. Ampar-ampar Pisang :    Berasal dari Kalimantan Selatan

2. Anak Kambing Saya :     Berasal dari Nusa Tenggara Timur

3. Angin Mamiri :                  Berasal dari Sulawesi Selatan

4. Apuse :                              Berasal dari Papua.

5. Ayam Den Lapeh :          Berasal dari Sumatra Barat

6. Batanghari :                      Berasal dari Jambi.

7. Balelebo :                          Berasal dari Nusa Tenggara Barat.

8. Bubuy Bulan :                  Berasal dari Jawa Barat.

9. Bungong Jeumpa :         Berasal dari DI Aceh.

10. BurungTantina :            Berasal dari Maluku.

11. Butet :                              Berasal dari Sumatra Utara.

12. Cik-cik Periuk :               Berasal dari Kalimantan Timur.

13. Dago Inang Sare :         Berasal dari Sumatra Utara.

14. Dek Sangke :                 Berasal dari Sumatra Selatan.

15. Esa Mokan :                   Berasal dari Sulawesi Utara.dll

 

g. Seni Pertunjukan Tradisional Daerah

1. Banjet :                  Pertunjukan rakyat di daerah Jawa Barat bagian utara.

2. Kethoprak :           Hidup di daerah Jawa Tengah, ceritanya diambil dari

                                    sejarah atau babad jaman raja-raja dahulu.

3. Laes / Sintren :     Permainan rakyat yang mengandung unsur kegaiban

                                    di daerah Jawa Tengah.

4. Lenong :                Seperti ludruk, hidup di daerah Jakarta.

5. Ludruk :                 Hidup di daerah Jawa Timur, ceritanya merupakan

                                    kejadian sehari-hari atau mengambil tokoh-tokoh tertentu.

6. Makyong :             Pertunjukan rakyat di daerah Riau, pelakunya

                                    memakai topeng dan kuku buatan yang panjang.

7. Mamanda :            Pertunjukan rakyat di daerah Kalimantan, lebih

                                    banyak bersifat komedi.

8. Randai :                 Nyanyian yang disertai gerak tari dan silat dari daerah

                                    Sumatra Barat.

9. Reog :                    Dari daerah Ponorogo, Jawa Timur. Pemainnya memakai

                                    topeng kepala macan, dihiasi bulu merak, sering

                                    disertai dengan kuda kepang.

10.Rudat :                  Seni tari dan nyanyian yang diiringi dengan rebana; di

                                    daerah Jawa Barat. lagu-lagunya berisi ajaran agama

                                    Islam.dll

 

h. Senjata Tradisonal Daerah

1. Rencong :                            Senjata tradisional dari daerah Aceh

2. Keris :                        Senjata tradisional dari daerah Jawa Tengah

3. Kujang :                    Senjata tradisional dari daerah Jawa Barat

4. Clurit :                       Senjata tradisional dari daerah Jawa Timur

5. Mandau :                  Senjata tradisional dari daerah Kalimantan

6. Parang Salawaku : Senjata tradisional dari daerah Maluku

7. Sundu :                    Senjata tradisional dari daerah Nusa Tenggara Timur

8. Pisao Belati :           Senjata tradisional dari daerah Papua

9. Badik :                       Senjata tradisional dari daerah Sulawesi

10. Karih :                     Senjata tradisional dari daerah Sumatra Barat

 

i. Makanan khas

            Makanan khas orang Betawi antara lain gado-gado, ketoprak, nasiuduk, dan kerak telor.

Masyarakat Maluku memiliki makanan khas yang disebut dabu-dabu sesi.

Masyarakat Yogyakarta memiliki makanan khas yang disebut gudeg.

Masyarakat Palembang memiliki makanan khas yang disebut pempek.

Masyarakat Sumatera Barat memiliki makanan khas yang disebut rendang.

 

3. Kekayaan Alam di Indonesia

            Negara Indonesia terkenal dengan tanahnya yang subur. Alamnya menyimpan

berbagai kekayaan alam. Di daratan dan lautan terdapat sumber daya alam yang

melimpah.

            Sebagai bangsa Indonesia sepantasnya kita bersyukur atas anugerah Tuhan Yang Maha Esa.Kekayaan alam semesta ini untuk mencukupi kebutuhan manusia. Tujuannya agar manusia sejahtera.Kita menikmati nasi, lauk-pauk, sayur-sayuran, susu, dan buahbuahan setiap hari.

            Itu semua terdapat dalam alam Indonesia. Di perairan juga tersimpan sumber daya alam yang melimpah, seperti berbagai jenis ikan, karang, rumput laut, dan minyak bumi. Ikan dapat diolah dan dikemas dalam kaleng. Rumput laut dikemas menjadi alat kecantikan dan makanan ringan serta minuman.

Pernahkah kalian minum es rumput laut? Rasanya enak dan segar.

a. Kekayaan alam yang dapat diperbarui atau dilestarikan antara lain:

            1) Tanah adalah tempat hidup makhluk hidup dan tempat menyimpan air dan

zat-zat makanan yang diperlukan bagi tumbuhan. Oleh karena itu tanah perlu

dijaga kesuburannya dengan cara:

            a) Penghijauan atau reboisasi.

            b) Pemupukan dan irigasi.

            c) Penyengkedan tanah/terase-ring.

            d) Pencegahan peternakan liar.

 

            2) Air adalah salah satu kebutuhan pokok dalam kehidupan. Manusia, hewan,

dan tumbuhan serta organisme lainnya akan mati tanpa air. Bagi manusia air

diperlukan oleh untuk minum, mandi, dan mencuci.Air sebagai sumber daya

untuk kepentingan sehari-hari, harus dijaga kelestariannya jangan sampai

tercemar dengan cara banyak menanam tumbuh-tumbuhan.

 

            3) Udara adalah semua gas yang merupakan bagian terbawah dari angkasa.

Udara diperlukan makhluk hidup untuk pembakaran atau pernapasan. Udara

dapat dilestarikan cara banyak menanam tumbuhan.

 

            4) Hutan adalah tanah luas yang ditumbuhi tumbuh-tumbuhan. Menurut macamnya hutan menjadi dua, yaitu hutan buatan dan hutan alam. Sedangkan

menurut fungsinya bagi menjadi empat, yaitu hutan lindung, hutan produksi, hutan wisata, dan suaka alam.

           

            Manfaat hutan bagi kehidupan adalah sebagai,berikut:

            a) Mencegah terjadinya banjir dan erosi.

            b) Membentuk tanah-tanah humus.

            c) Memberikan hasil hutan.

            d) Mengatur air.

 

            5) Hewan di Indonesia dikembangbiakkan lewat pe-ternakan. Peternakan

merupakan salah satu kegiatan memelihara dan mengembangbiakkan hewan

untuk memenuhi kebutuhan manusia. Artinya, hasil peternakan dapat

menambah kesejahteraan pen-duduk.

 

b. Kekayaan alam yang tidak dapat diperbarui

            Kekayaan alam yang tidak dapat diperbarui adalah semua benda mati

atau hasil bumi yang tidak dapat diolah kembali setelah diambil hasilnya.

Meskipun dapat diperbarui memerlukan waktu yang sangat lama.Antara lain:

 

1) Batu Bara .

            Berasal dari sejenis tumbuh-tumbuhan yang mati, lalu tertimbun

di dalam rawa. Dalam proses pembusukan di rawa-rawa, tumbuh-tumbuhan

itu tidak semuanya luluh, tetapi ada yang menjadi humus (bunga tanah) dan

ada yang menjadi gambut, kemudian menjadi batu bara muda. Karena tekanan

lapisan sediment yang berada di atasnya dalam waktu yang lama dan

terpengaruh temperatur, batu bara muda menjadi keras.

Batu bara diambil dengan cara digali. Batu bara berguna untuk bahan bakar

ke-reta api atau kapal laut, keperluan industri, bahan mentah, bahan pembuat

serat buatan dan keperluan rumah tangga (briket).

 

2) Minyak tanah

            Terbentuk dari berjuta-juta plankton yang mati dan mengendap di cekungan

Iaut, lalu tertimbun berlapis-lapis bahan endapan lain. Endapan yang berlapislapis itu disebut sediment. Karena tekanan lapisan di atasnya dan berlangsung

dalam waktu lama, plankton itu menjadi minyak bumi.

Minyak bumi diambil dengan cara dibor dan digali. Setelah habis, minyak

bumi ti-dak dapat dilestarikan atau diolah kembali.

 

3) Timah

            Timah berguna utuk melapisi kaleng agar tidak berkarat. Timah diambil dengan

cara digali. Setelah diambil dan habis, timah tidak dapat dilestarikan atau

diolah kembali.

 

4) Tembaga

            Tembaga berguna untuk membuat alat-alat rumah tangga dan kabel listrik.

Tem-baga diambil dengan cara digali. Setelah habis tidak dapat diperbarui.

 

5) Emas dan perak

            Emas dan perak biasanya dipakai untuk perhiasan diambil dengan cara digali.

Setelah diambil habis tidak dapat diperbarui.

 

c. Keramahtamahan Bangsa Indonesia

            Keramahtamahan merupakan perilaku yang harus dikembangkan dalam

kehidupan sehari-hari. Keramahtamahan dapat menjalin hubungan kekeluargaan.

Orang yang ramah sangat dikenal dan sangat disenangi oleh masyarakat

sekitarnya.

            Ramah tamah artinya baik hati, menarik budi bahasanya, manis tutur

katanya, suka bergaul, dan menyenangkan dalam pergaulan.

            1) Baik hati adalah suka menolong orang lain dengan tulus tanpa memikirkan

                balasan dari orang yang ditolong.

            2) Manis tutur katanya artinya, berbicara dengan teman harus ramah, artinya

                kata-kata tidak menyinggung perasaan orang lain.

            3) Suka bergaul artinya berteman dengan siapa saja tanpa membedakan status                  seseorang.

 

            Keramahtamahan bangsa Indonesia ditunjukkan dengan, antara lain:

            1) Bersikap sopan, artinya baik dan halus tutur katanya.

            2) Suka bersahabat, artinya bangsa Indonesia suka bersahabat dengan negara

                lain/bangsa lain.

            3) Menghargai bangsa lain, bangsa Indonesia tidak mau mencampuri urusan

                dalam negeri negara lain.

            4) Menghormati hak-hak asasi manusia, artinya memberi kebebasan, tetapi

                sesuai dengan peraturan yang berlaku.

 

            Dari uraian di atas dapat di tarik kesimpulan bahwa Bangsa Indonesia

termasuk sebagai bangsa yang ramah. Wisatawan mancanegara datang ke Indonesia selalu disambut dengan keramahtamahan.

            Sejak dahulu bangsa Indonesia dikenal dengan bangsa yang ramah.

Masyarakatnya hidup saling berdampingan dengan selaras, serasi, Dan

seimbang. Dengan keramahtamahan, kita akan mampu mewujudkan sikap:

            a. Mengakui persamaan harkat dan martabat sebagai makhluk Tuhan Yang                        Maha Esa.

            b. Saling mencintai sesama manusia.

            c. Mengembangkan sikap tenggang rasa

            d. Saling menghormati.

            e. Saling menolong.

Soal